Ciri Pusat Kota adalah bntuknya yang kompak. Inti dari pusat tersebut biasanya berukuran kecil , jarang yang lebih dari 160 acre, sehingga mudah dicapai dengan berjalan kaki. Perlusab komersial yang menyebar ke luar memperpanjang jalur komunikasi ini dan menguras energi internal, bukan memperkuat perekonomian pusat kota. Para pemilik lahan berusaha untuk mempertahankan nilai tanah mereka, namun insentif untuk menanggung resiko untuk memperbaiki bangunan akan kurang(nihil) selama lahan dan bangunan tersebut masih memberikan hasil yang memuaskan. Oleh karena itu, tindakan bersama tidak kunjung terbentuk. Gerakan menyimpang, slogan-slogan, kampanye kebersihan, penanaman pohon di trotoar, mencerminkan rasa pesimisme yang mendasar. Antusiasme harus diekspresikan dalam suatu gerakan frontal suatu rencana yang padat dan imajinatif dari para pemimpin kegiatan usaha untuk merangsang ulang vitalitas kawasan tersebut.
Total Tayangan Halaman
Jumat, 04 April 2014
PUSAT KOTA
Pusat Kota selalu mengandung nilai romantika dan mewakili tradisi yang timbul dan berkaitan dengan suatu tempat awal. Pusat Kota ini merupakan tempat generasi generasi-generasi demi generasi menyaksikan perubahan-perubahan dari waktu . Pusat Kota juga merupakan tempat vitalitas kota memperoleh makanan dan energi . Disanalah juga tersebar pusat pemerintahan, lokasi untuk balai kota, terdapat toko-toko yang besar, bioskop dan bioskop, tempat dimana orang pergi bekerja dan tempat ke mana mereka "pergi keluar" . Pusat Kota adalah terminal, pusat jaringan jalan kereta api, dan kendaraan umum, merupakan kantor pusat dari perusahan-perusahaan dan juga lembaga yang menjadi lambang kehidupan kota. Kawasan pusat kota dan pusat usaha seringkali merupakan hal yang sama dan sering dipergunakan secara bergantian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar