KEINDAHAN DANAU TEMPE DARI SEBERANG
Sunset Danau Tempe dari Seberang
Danau Tempe , pastilah anda sering mendengar nama itu , seperti halnya anda sering mendengar nama danau-danau yang lain semisal Danau Toba atau Danau Kelimutu. Danau Tempe bukan tempatnya TEMPE loh , hahah LOL. Danau Tempe seperti danau-danau yang lainnya,, terletak di Wilayah adminsitrasi 3 Kabupaten . Kabupaten Wajo, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Sidrap. Danau yang disebut-sebut akan keindahannya. sayang belum terekspos dengan bagus , belum lagi dengan permasalahan lingkungan yang terjadi, seperti sedimentasi .
Oya kali ini Danau Tempe bukanlah pembahasan utama, DIA hanya selingan, liat judul diatas kan ? artinya kita nikmati keindahan Danau Tempe itu dari seberangnya , dari suatu tempat. dan Tempatnya itu adalahhhhhhhhhhhhhhhhh , KELURAHAN LAELO .
Menuju Kelurahan Laelo
iyya Laelo itu adalah sebuah nama Kelurahan yang berbatasan langsung dengan Danau Tempe , terletak di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. daerah ini UNIK , keunikan pertama yah karena kita bisa nikmati keindahan Danau Tempe tanpa harus kesana .anda penasaran ?? yah silahkan saja datang kesini , hahahahahay .
Awal ketika saya datang mengembara disini karena panggilan profesi ,
sempat terbesit kalo wilayah ini sudah masuk Danau Tempe (soalnya ketika datang airnya meninggi ) ternyata perkiraan saya meleset 1000 % :D .
untuk masuk di Kelurahan Laelo tersedia beberapa akses untuk masuk.
pertama adalah melalui Jalur daratan dengan melawati Jembatan gantung
(biasa disebut oleh warga Jembatan 45).
Kelurahan Laelo dan Jembatan 45 (eh katintingnya juga ada :D)
kesan pertama masuk di Kelurahan ini , warganya ramah-ramah, mereka malah menawarkan perahu gratis. jadilah saya berkeliling menaiki sebuah katinting, Terkait dengan tugas saya maka saya memanfaatkan kesempatan ini untuk jepret-jepret , mengabadikan setiap momen yang saya temui dengan peralatan ala kadarnya, mengabadikan kehidupan sehari-hari mereka di saat banjir merendam sebagian dan keseluruhan wilayah kelurahan ini, tentang kondisi infrastrukturnya, dan banyak lagi yang mengindikasikan bahwa wilayah ini adalah sebuah Slum Area (daerah kumuh) .
Hamparan Areal Perkebunan yang terendam air
perjalanan dilanjutkan dengan keluar dari permukiman, menelusuri Sungai Salomenraleng, hari ini saya ingin mengelilingi wilayah seluas kurang lebih 200 Ha dengan katinting., ,, sambil berkeliling tak lupa pula saya tetap bersyukur akan keindahan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, hamparan air dan kehidupan-kehidupan sekitarnya sangat menyita pikiran saya,
infrastruktur dasar dan kehidupan sehari-hari masyarakat ketika Banjr
satu hal yang mesti diperhatikan, walaupun sudah terbiasa akan hal ini. setidaknya masyarakat tetap harus disadarkan akan pentingnya hidup yang bersih, karena suatu waktu air pun akan surut dan pasang kembali tanpa bisa diprediksi . nantipun kita berharap kepada Pemerintahan setempat yang berwenang untuk bisa melihat dari dekat permasalahan sekaligus potensi yang dimiliki oleh daerah ini.
Akhir Kata , Semoga apa yang dicita-citakan oleh warga Kelurahan Laelo dapat terwujud, begitupun sampai akhir kita masih bisa menikmati sepucuk keindahan danau tempe dari seberang ini. Bravo Planologi
eh katintingnya juga ada :D
Note : kapan-kapan saya akan nulis lagi kondisi Laelo :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar